Oliver Kahn HD

Debut Oliver Kahn Sang Tembok Besar Bayern Munchen

Penyerang manakah yang tidak bergetar takut ketika harus berhadapan satu lawan satu dengan kiper ini tubuhnya tinggi besar, tegap, wajahnya garang, serta gerakannya yang lincah tidak jarang membuat penyerang lawan gentar. benar sekali ! Dia adalah Oliver Kahn salah satu kiper legendaris Jerman yang pernah bermain untuk Bayern Munchen.

Oliver Kahn Story

Oliver Khan merupakan salah satu penjaga gawang terhebat yang pernah ada tak hanya di Jerman tapi juga dunia. Salah satu kiper paling ikonik di generasinya, entah bagaimana jadinya dunia sepak bola jika sosok ini memilih posisi selain kiper sebagai jalan karirnya di dunia sepak bola pastinya akan berbeda cerita jika diibaratkan sebuah film Hollywood Oliver Kahn merupakan sosok antagonis sejati kombinasi rambut berantakan, tatapan mata tajam, dan wajah yang nyaris tidak pernah tersenyum tidak jarang membuat kawan maupun lawan kerap segan padanya belum lagi kebiasaannya berteriak dari bawah mistar gawang Oliver Kahn dengan segala potret, tentu bukanlah sosok superhero ideal untuk anak-anak tetapi nyatanya dia sangat diidolakan anak-anak hingga orang dewasa pada era 90-an akan tetapi terlepas dari perangai dan perawakannya pemain berjuluk Der Titan atau si Raksasa ini merupakan salah satu kiper Jerman tersukse sepanjang sejarah baik raihan klub maupun individu Khan merupakan salah satu pemain yang mampu mengoleksi titel Bundesliga terbanyak dengan torehan 8 kali.

Lantas sesulit apa menjebol gawang Oliver Kahn dan bagaimana dia menjadi kiper yang begitu disegani ? Inilah Oliver Kahn…

Simak kisahnya Oliver Kahn lahir pada 1969 di Karlsruhe sebuah negara bagian Baden-Württemberg sekitar 40 mil dari Stuttgart Jerman ayahnya dulu bermain sebagai profesional untuk karlsruher pada tahun 1960s dan dari situlah Oliver Kahn kecil pun masuk ke Akademi klub yang sama saat berusia enam tahun.

Ada sebuah kisah menarik bagaimana awalnya Oliver Kahn memutuskan untuk menjadi kiper. alih-alih jadi penyerang gelandang atau pemain bertahan sosok bertinggi 188 cm itu bercerita soal awal mula dirinya memutuskan menjadi kiper. Berawal dari sebuah hadiah yang diberikan kakek kepadanya, Apa itu ? sebuah jersey kiper yang indah, berwarna kuning dan tertera tanda tangan Sepp Maier. Pada pertengahan tahun 1970s Meyer adalah kiper terbaik dunia.

Baca Juga  Rahasia Liverpool Menjadi Juara Liga Inggris

“Ketika kakekmu memberi kamu jersey kiper maka kamu tidak punya pilihan lain selain memakainya suatu saat. Saat itu saya memutuskan untuk jadi kiper dan menyenangkan hatinya. Sejak itu saya selalu bermain di bawah mistar.” kenang Oliver Kahn. Sepp Maier adalah kiper tangguh Jerman Barat yang pernah membela Bayern Munchen dalam periode 1962 – 1980 Ada kemungkinan Oliver Kahn masih berusia di bawah 10 tahun ketika menerima jersey Maier dari kakeknya.

Setelah menghabiskan masa remaja untuk berlatih bersama tim kota asalnya, Oliver Kahn akhirnya melakoni debut di Bundesliga pada pertengahan musim 1987/1988 menggantikan Alexander Femulla yang terkena skorsing. Namun seperti belajar naik sepeda Oliver Khan tidak langsung menjadi hebat, dia mengaku sempat kesulitan dan kerap banyak kebobolan di awal karirnya. Bahkan debut di Bundesliga Pada 27 November 1987 berakhir bencana. Gawang timnya yang dia kawal dibobol empat kali oleh FC Koeln Sebagai kiper kamu pasti kesal jika kebobolan empat kali.

Tetapi kamu belajar soal bagaimana kamu bisa kebobolan.

“Sebagai sebuah laga debut itu tidak masalah.” ujar Oliver Kahn tetapi skor itu tidak menghentikan ambisi sang kiper muda untuk jadi yang terbaik Oliver Kahn setidaknya harus menunggu hingga musim 1991/1992 untuk dapat menjadi kiper utama klub kota kelahirannya tersebut meski begitu Kahn bukan tipe yang cepat puas dan dia membawa sifat itu sepanjang hayatnya “Arti menjadi seorang kiper utama bagi saya adalah segalanya, namun semakin banyak kamu bekerja dan berlatih kamu Kian sadar bahwa masih banyak hal yang perlu ditingkatkan.” potensi luar biasa Oliver Kahn bersama Karlsruher dalam beberapa musim memikat perhatian Bayern Munchen yang kemudian merekrut dan menjadikan Oliver Kahn kiper termahal dalam sejarah kometisi saat itu seharga 2,5 juta Euro dan resmi bergabung pada Juli 1994 Oliver Kahn yang saat itu berusia 25 tahun ditangani langsung oleh sang legenda Sepp Maier yang menjabat sebagai pelatih kiper Bayern Munchen yang tidak lain merupakan idola dan kakek Oliver Kahn. Seperti di klub sebelumnya, butuh waktu bagi Oliver Kahn untuk menjadi pilihan utama di Bayern Munchen.

Baca Juga  Fakta Unik Hengkangnya Aubameyang dari Arsenal

Dia harus menunggu lebih lama sebelum sukses bersama The Bavarian sempat mengalami cedera ligamen membuatnya absen selama lima bulan pada musim 1994/1995 dan baru pada musim ketiganya pada 1996/1997 The Bavarian menaruh kepercayaan pada Oliver Kahn untuk tampil dalam banyak laga krusial yang berujung pada gelar Bundesliga ke-13 mereka seiring waktu berjalan kemampuan Oliver Kahn semakin matang dan tidak tergantikan.

setidaknya kurang lebih dalam 11 musim di Allianz Arena. Seorang penjaga gawang alami dengan refleks yang luar biasa Oliver Kahn terus berkembang dan mencuat cepat sebagai salah satu pemimpin Bayern Munchen bersama bintang-bintang mapan seperti Lothar Matthaus dan Jurgen Klinsmann kemampuan yang luar biasa membuat Oliver Kahn dijuluki Der Titan sang raksasa dari Jerman. Bahkan tidak sedikit yang memanggilnya pria dengan seribu tangan. Panggilan itu bukan tanpa alasan aksi heroik Oliver Kahn dalam pertandingan yang menyita decak kagum tak jarang menyelamatkan Bayern Munchen dari kekalahan atau mempertahankan kemenangan tipis The Bavarian.

Tidak sampai disitu, Oliver Kahn mungkin dikenal sebagai pemain yang perfeksionis.

Dia terobsesi dengan kemenangan dan rela melakukan apapun untuk menang. Bagi para penggemar Munchen itu menjadikannya sebagai sosok pahlawan. Tidak heran jika sikap dia selalu agresif kepada rekan tim ataupun lawannya ketika sedang bertanding. Musim kemusim hingga masa pensiunnya Die Rotten hampir selalu dibawanya meraih gelar juara Bundesliga. Karir cemerlang Oliver Kahn membentang selama dua dekade dari akhir 1980s hingga musim panas 2008.

ini terbukti dengan koleksi trofinya yang mencakup 8 titel Bundesliga, 6 Piala DFB Pokal Piala UEFA 1996, Piala interkontinental 2001, dan Liga Champions musim 2000-2001 Bersama Timnas Jerman, Oliver Kahn memenangkan Euro satu kali pada 1996 setelah mengalahkan Republik Ceko di final.

Sayangnya prestasi tertingginya di piala dunia hanya sebatas satu kali menjadi runner-up pada tahun 2002. Piala dunia yang digelar di Korea Selatan dan Jepang menjadi salah satu pegelaran sepak bola dunia yang paling dikenang bagi para penggemar Timnas Jerman Der Panzer sukses lolos ke final Piala Dunia 2002 dan menghadapi Brazil di partai final. Nasib baik memang tak menghampiri Jerman karena partai final Piala Dunia 2002 di menangkan oleh Brazil lewat 2 gol yang dicetak oleh Ronaldo Nazario dibabak kedua, harapan Jerman untuk meraih gelar keempat Piala Dunia Mereka harus kandas. Meskipun Jerman tidak mampu meraih gelar Piala Dunia 2002, ada salah satu nama pemain yang mampu membuat bangga Jerman di Piala Dunia 2002 yakni Oliver Kahn.

Baca Juga  Debut Del Piero Il Capitano Anak Emas Juventus

Der Titan berhasil meraih Golden Ball atau pemain terbaik di Piala Dunia 2002 berkat penampilannya yang impresif, menjadikan Oliver Kahn satu-satunya kiper yang mampu meraih prestasi tersebut secara total dalam pencapaian individu dia sempat dinobatkan sebagai pemain terbaik Jerman pada 2000 dan 2001 bahkan menempati peringkat ketiga dalam pemilihan Ballon d’Or pada 2001 dan 2002 rekornya dengan total 204 clean sheet di Bundesliga sempat membuat Oliver Kahn menjadi kiper dengan rekor tidak kebobolan terbanyak di Bundesliga dalam beberapa tahun, sebelum akhirnya dipecahkan Manuel Neuer yang saat video ini dibuat sudah mencatatkan 210 clean sheet di Bundesliga. Dikutip dari data transfer market, semasa aktif bermain Oliver Kahn telah mencatatkan 871 pertandingan dan menorehkan 322 clean sheet bersama klub maupun tim Der Panser. Sejak gantung sarung tangan Oliver Kahn telah bekerja sebagai pakar televisi yang sukses untuk stasiun penyiaran ZDF menerbitkan beberapa buku, memperoleh gelar master dalam administrasi bisnis dan mengejar sejumlah minat kewirausahaan dan amal lainnya.

Kini Oliver Kahn menjabat sebagai CEO Bayern Munchen, mulai Juli 2021 menggantikan Karl-Heinz Rummenigge yang pensiun, ini merupakan jabatan tertinggi sang legenda sejak masuk ke jajaran manajemen pada 2020 lalu. Demikian sedikit kisah kiper legendaris sang raksasa dari Jerman Terima kasih Oliver Kahn .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *