Titus Bonai HD

Beginilah Kondisi Titus Bonai Sekarang Mantan Striker Timnas

Titus jonglong dawney Masih Membekas bagi pecinta sepak bola tanah air kemampuannya di atas lapangan sebagai ujung tombak tim Tak jarang membuat penonton Terpukau gaya permainan agresif serta kemampuan dribbling bola yang baik.

Titus Bonai HD

Titus Bonai selalu jadi pilihan utama pelatih Dalam susunan line-up utama baik di klub maupun di Timnas Indonesia sosok virus Bonai sama mengerikan perjalanannya untuk menjadi seorang pesepak bola profesional hingga pernah dijuluki sebagai penyerang masa depan Timnas Indonesia bukanlah langkah yang singkat Titus Bonai sang mutiara hitam asal Papua yang menjadi kebanggaan seluruh rakyat Indonesia kehebatan dan kemampuan mencetak gol yang tinggi saat itu Titus Bonai digadang-gadang akan mampu menggantikan sosok Boas Solossa senior sekaligus idolanya ujian setinggi langit pernah di kita pemain berpostur tubuh 1,9 Meter itu dipuji tidak terbang dihina tidak tumbang mental pesepak bola asal Papua itu sudah teruji.

Kerap gonta-ganti Club lalu Bagaimana nasib Titus Bonai saat ini pasca jarang muncul di pertandingan sepak bola nasional Mari simak ulasan lengkapnya namun sebelum ke videonya yuk klik subscribe nya dan Nyalakan notifikasi nya Titus Jones londo Boon Lay atau yang akrab dikenal Titus Bonai lahir di Jayapura 4 Maret 1989 dari pasangan Agustinus Bonai dan Katy Windy Woi tak banyak yang mengetahui kehidupan masa kecilnya Titus Bonai sudah bermain sepak bola sejak berada dibangku Sekolah Dasar atas dasar ingin mengikuti jejak pemain idolanya saat itu Boaz Solossa yang kemudian membuat bocah ini mulai serius mengikuti perkembangan dunia sepak bola sepatu sepak bola pertamanya ia dapatkan sejak dulu saat kelas 5 Sekolah Dasar sepatu itu merupakan hadiah karena prestasi dan skillnya yang dinilai cukup baik untuk anak seusianya.

Baca Juga  Selamat Tinggal Liga 1 (Persipura Jayapura)

Pada tahun 2001 tepatnya saat itu spray berusia 12 tahun ia kemudian bergabung ke akademi sepak bola Persipura Jayapura dengan pengalaman dan ilmu baru yang didapatnya selama berada di Akademi tersebut membuat Titus Bonai percaya diri dan sangat antusias ingin menekuni karier sebagai pesepak bola profesional pada tahun 2006 hingga 2008 Titus Bonai untuk pertama kalinya merasakan atmosfer pertandingan sepak bola sesungguhnya saat masuk ke skuad tim PON Papua Kemudian pada tahun 2008 dengan ilmu sepak bola yang sudah ia miliki itu spray mencoba keluar dari Papua dan mencoba peruntungan ke tim lain di luar Papua ia bergabung dengan PKT Bontang di usia 19 tahun selama Semusim di sana Titus Bonai membayar tuntas kepercayaan pelatih sukses sebagai mesin gol di klub yang bermarkas di Kalimantan Timur tersebut Setahun kemudian tepatnya tahun 2009 Titus Bonai kembali ke kampung halamannya tim yang saat itu meminati jasanya adalah Persiram Raja Ampat yang berlaga di divisi utama Liga Indonesia.

Meski masih sangat muda Titus Bonai berhasil mencatatkan 17 kau dari 25 penampilannya untuk tim berkostum biru hitam tersebut dari sinilah sosoknya semakin disorot secara nasional dan disebut sebagai titisan Boaz Solossa 2 tahun waktu yang cukup bagi Titus Bonai mengasah kemampuannya untuk klub kasta bawah pada tahun 2010 untuk pertama kalinya dalam hidup Dirut Bonai berhasil mewujudkan mimpinya bergabung ke tim senior Persipura Jayapura sekaligus bersanding dengan idolanya Boaz Solossa di klub yang berjuluk mutiara hitam ini Titus Bonai menorehkan Ngampilan dan berhasil mencetak 10 gold iapun menjadi striker masa depan Persipura saat itu dari sinilah Titus Bonai mulai merasakan turnamen kelas dunia seperti AFC Champions League dan Piala AFC Cup memang pada saat itu Persipura Jayapura satu-satunya tim asal Indonesia yang sangat konsisten tampil di ajang internasional di level Asia bonauli goal Titus Bonai tetap tajam aksi Solo Run serta skill dan juga akurasi sepakannya yang sangat tinggi membuat Titus Bonai mulai dilirik oleh Indonesia untuk membela tim nasional tahun 2009 hingga 2011.

Baca Juga  10 STADION TERBESAR DI INDONESIA 2022

Penampilan Apik dan postur tubuh yang meyakinkan sebagai algojo ujung tombak membuat posisi Titus Bonai tak tergantikan di Lini Serang Timnas U23 Indonesia bahkan pada saat menetas Kizi Games 2011 Tri Lini Serang Timnas Indonesia yang diisi patrich Wanggai Okto Maniani Hai dan Titus Bonai sangat ditakuti lawan namun sayangnya ini ajang SEA Games tersebut Indonesia hanya gagal juara setelah di partai final gugur menghadapi Malaysia awal kehancuran karir sepak bola Titus Bonai Sebenarnya bukan sepenuhnya salah pemain dualisme yang terjadi di tubuh PSSI di tahun 2012 hingga 2015 membuat beberapa pemain nasional kena imbasnya salah satunya adalah Titus Bonai tahun yang seharusnya membuat Titus Bonai berada di puncak keemasan karena dahaga puasa gelar menjadi berantakan di tahun 2012 Titus Bonai sudah sepakat untuk menerima tawaran dari klub Thailand Bakti Rossa sana Namun karena terkendala EDC International transfer certificate serta pemberkasan yang terkesan dipersulit oleh PSSI membuat Titus Bonai tak bisa kunjung datang ke Thailand.

Sepak bola Indonesia ditahun itu bisa akan sebagai salah satu sejarah buruk yang pernah tercipta gagal bermain di Thailand Titus Bonai kemudian mencoba bangkit dari penurunan performa nya dengan mobil Sriwijaya FC di tahun 2014 lalu tak lama secara mengejutkan Titus Bonai pindah ke klub Timor Leste karikatur Dewi di tahun 2016 dari sinilah awal tenggelamnya karir Titus Bonai hingga pelan-pelan sosoknya mulai tersingkir Dalam persaingan pemain terbaik di Indonesia Titus Bonai tak hanya kehilangan panggung dan pamor namun dianggap sudah kehilangan harapan dan masa depan di sepak bola satu-satunya harapan untuk karirnya terus bersinar saat dirinya gagal bermain di Thailand kesempatan emas bagi Titus Bonai setim dengan chanathip songkrasin bintang sepak bola Thailand yang dulu keduanya disejajarkan sebagai pesepak bola terbaik ASEAN namun sekarang keduanya tidak bisa disandingkan pasalnya ia native songkrasin saat ini berstatus pemain dari liga utama Jepang Kawasaki frontale sedangkan Titus Bonai saat ini berstatus tanpa tim dan bermain di Liga tarkam.

Baca Juga  Selamat Tinggal Liga 1 (Persipura Jayapura)

Usia Titus Bonai saat ini 33 tahun usia yang pada umumnya bagi pesepak bola memutuskan untuk gantung sepatu tentu saja Pilihan tak banyak bagi mantan pemain sepak bola apalagi bagi mereka alumni Liga Indonesia antara melanjutkan karir atau memilih bermain di Liga tarkam sebuah penampakan Titus Bonai sedang bermain di Liga tarkam menggambarkan bagaimana sebenarnya kualitas Liga Indonesia yang tak bisa menjamin kesejahteraan bagi para pesepak bola namun semoga saja kita berharap sepak bola Indonesia bisa maju dan dibanggakan di masa mendatang ya Guys oke Guys itulah rangkuman mengenai karir dan kehidupan dari seorang Titus Bonai kira-kira Bagaimana menurut kalian Hai jangan lupa tulis di kolom komentar MC you next video bye

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *